Fisika.. salah satu cabang ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang tentang alam kita.. dari bumi yang kita tinggali bersama hingga ujung alam semesta yang belum dapat dicapai oleh manusia..

Ilmu ini selalu berhasil membuat saya terkagum-kagum atas alam semesta ini.. selalu ada kejutan disetiap kali saya belajar hal yang baru.. kejutan yang sering kali membuat saya tidak habis berpikir betapa rumit dan indahnya kehidupan ini..

Kecintaan ilmu fisika ini rupanya terus berlanjut hingga saya akhirnya memilih berkuliah di Teknik Fisika ITB. Teknik Fisika memang tidak murni fisika, tapi tidak menghentikan niat saya untuk melanjutkan studi ke negeri sakura untuk mempelajari ilmu ini.

Dahulu, saya pernah terkecoh oleh guru SMU saya yang mengatakan bahwa ilmu Fisika sudah hampir selesai dipelajari. Ibarat buku novel, maka hanya tinggal bab-bab akhir saja !! Tapi sekarang saya sadar bahwa itu tidaklah benar, ilmu ini belum rampung dan tinggal dibaca sebagai sebuah novel kehidupan, tetapi masih terus ditulis sehingga jumlah halamannya pun terus bertambah.

Disini, Osaka University, sekarang saya mencoba mempelajari bidang yang tidak bisa saya pelajari di Indonesia. Bidang ini juga merupakan salah satu bidang yang sedang berkembang dan setiap tahun penuh dengan penemuan2 yang baru. Bidang tersebut adalah tentang fenomena superkonduktivitas, dimana aliran listrik dapat mengalir dalam suatu material tanpa ada hambatan sekali (efisiensi 99,99%).  Hal ini luar biasa karena sampai dengan 100 tahun lalu, pemahaman manusia tentang listrik adalah tidak ada suatu material yang tidak mempunyai hambatan listrik. Berdasarkan eksperimen, aliran listrik yang mengalir tanpa hambatan dalam sebuah ring / cincin diperkirakan akan bertahan selama 100000 tahun (seratus ribu tahun).

Selain itu, bidang ini sangat berkaitan erat dengan fisika kuantum, bidang fisika yang mempelajari perilaku atom dan interaksinya, yang seringkali sangat membingungkan bagi kita karena bidang ini sungguh berbeda dengan pengalaman kita sehari-hari.  Sebagai contoh, jika kita sudah mempelajari fisika Newtonian, maka kita akan dapat memperkirakan apa yang akan terjadi pada sebuah bola apabila kita tahu kondisi awalnya. Apa yang akan terjadi sudah hampir dipastikan sama dengan apa yang kita hitung dan perkirakan. Tetapi dalam fisika kuantum, kita hanya bisa berkata dalam angka kemungkinan, seperti berkata bola itu akan 20% berada di sini, 40% berada di situ, 60% berada disana, walaupun kita mengulang peristiwa itu dan dengan parameter eksperimen yang sama. Sungguh membingungkan, tetapi itulah yang terjadi.

Sungguh luas dan sungguh kerdil pengetahuan manusia tentang hal ini. Manusia pernah sudah mengetahui semua tentang fisika ketika pada akhir abad-19 gelombang yang tidak tampak oleh mata (radio, televisi, sinar-X) dapat dimengerti dengan baik dan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Tetapi dengan terbukanya pintu fisika baru, 1000 pertanyaan baru tentang fisika pun bermunculan..

Sekarang usia saya pun masih muda, hanya sekitar seperempat abad. Dengan sisa umur yang masih ada, saya akan mencoba untuk mendedikasikan hidup saya untuk mempelajari ilmu ini.. dan untuk kedepannya saya akan mencoba menuliskan pengalaman saya dibidang fisika diblog ini.

Salam hangat.

Handoko Luo